BLT UMKM telah memasuki tahap 3,Begini Cara Ceknya

Di kutip dari website resmi pemerintah dan website berita yang kredibel Program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM telah memasuki tahap ketiga. Seperti telah diketahui sebelumnya, Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) ini kembali menyalurkan program tersebut pada tahun ini. Sebelumnya, program ini sudah pernah digulirkan sejak 2020 lalu.BLT UMKM tahap 3 cair, buat yang belum dapat bisa cek daftar penerimah bantuan UMKM lewat link banpresbpum.id

Untuk tahun ini, dana yang digelontorkan cenderung lebih kecil. Pada tahun lalu, dana yang disalurkan adalah sebesar Rp 2,4 juta dari total anggaran Rp 28,9 triliun. Sementara saat ini menjadi Rp 1,2 juta dari total anggaran Rp 15,36 triliun. Adapun target program BLT UMKM tahun ini adalah 12,8 juta pelaku usaha mikro.

Baca juga : Bantuan 1,2 juta Berikut Cara Daftarnya Jangan Sampai ketinggalan

Baca juga4 Bantuan Disalurkan Tahun 2021 ini, Buruan Daftar pakai NIK KTP

Baca juga : Harga Emas Hari ini tanggal 31 Mei 2021

Baca jugaMasyarakat Boleh Cetak Sendiri KK Akta kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya di Rumah Begini Caranya

untuk kemudahan dalam mengecek apakah pelaku usaha berstatus penerima BLT UMKM, terdapat dua cara. dengan mengecek laman

untuk lebih detailnya Berikut penjelasannya:

A. Bank BRI

1.Masuk ke laman https://eform.bri.co.id/bpum
2.Isi nomor e-KTP (NIK)
3.Masukkan kode verifikasi
4.Lanjutkan ke proses inquiry
5.Akan diterima notifikasi terdaftar atau tidak sebagai penerima BPUM (BLT UMKM) 2021.

B. Bank BNI

1.Masuk ke laman https://banpresbpum.id
2.Isi nomor e-KTP (NIK)
3.Klik “Cari”
4.Akan diterima notifikasi terdaftar atau tidak sebagai penerima BPUM (BLT UMKM) 2021.
Adapun sebagai pengingat, terdapat sejumlah ketentuan bagi pelaku usaha untuk memperoleh manfaat program BLT UMKM, berikut penjelasannya:

A. Syarat penerima program BLT UMKM adalah sebagai berikut:

1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Disertai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
3. Pemilik usaha mikro beserta buktinya (surat usulan calon penerima dan pengusul BLT UMKM beserta lampirannya).
4. Tidak sedang menjadi debitur dari perbankan atau KUR.
5. Bukan PNS, TNI/Polri, Pegawai BUMN/BUMD atau sejenis instansi pemerintahan lainnya.
6. Khusus pemilik usaha mikro yang domisili KTP dan domisili usahanya berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

B. Sebelum mendaftar, perlu juga diperhatikan ketentuan berikut ini:

1. Calon penerima BLT UMKM harus diusulkan oleh pengusul UMKM yang terdiri dari: (1) Dinas yang membidangi koperasi dan UKM, (2) koperasi yang sah sebagai Badan Hukum, (3) Kementerian/lembaga, dan (4) bank atau perusahaan yang terdaftar dalam OJK.
2. Pengusul tersebut menyampaikan data usulan calon penerima BLT UMKM pada penanggung jawab BLT UMKM secara sekaligus atau bertahap, terdiri atas: (1) NIK, (2) nama lengkap, (3) alamat tempat tinggal (KTP), (4) bidang usaha, dan (5) nomor telepon/HP.

C. Untuk pencairan dana BLT UMKM, siapkan berkas-berkas berikut:

1. Buku tabungan
2. Kartu ATM dan identitas diri
3. Melengkapi dokumen, terdiri atas: Surat Pernyataan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan atau Kuasa Penerima dana BLT UMKM.
Sementara bagi pelaku UMKM yang belum memiliki rekening di bank penyalur, nantinya akan dibuatkan rekening baru pada saat melakukan proses pencairan dana oleh bank penyalur.Pencairan dana BLT UMKM dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.
Baca Juga  4 Bantuan Disalurkan Tahun 2021 ini, Buruan Daftar pakai NIK KTP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *