Mengenal Gejala Endokarditis dan Pencegahannya

Endokarditis adalah infeksi yang menyerang endokardium, yakni lapisan dalam ruang jantung dan katup jantung. Lapisan jantung ini berfungsi untuk mengumpulkan darah, memompa, dan mengatur sel-sel otot untuk memberikan reaksi terhadap rangsangan.

Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute endokarditis adalah satu dari tiga jenis peradangan jantung, selain miokarditis dan perikarditis.

Infeksi pada jantung ini bisa disebabkan bakteri, jamur, parasit, atau kuman lainnya yang berawal dari mulut, menyebar ke darah, hingga akhirnya sampai ke area jantung.

Infeksi jantung yang disebabkan oleh bakteri ini dikenal juga dengan endokarditis infektif. Kadang beberapa ahli kesehatan menyebutnya dengan istilah endokarditis bakterial. Tidak hanya pada endokardium, tapi infeksi juga bisa mengarah pada katup dan otot jantung.

Namun pada beberapa kasus, dokter mungkin tidak dapat menemukan penyebab pasti karena banyaknya hal dan faktor yang menyebabkan infeksi pada jantung.

Jika tidak segera diobati, infeksi semakin bertambah parah dan dapat menyebabkan komplikasi, seperti aritmia atau denyut jantung tidak beraturan dan gagal jantung. Oleh karena itu, perawatan dokter harus segera dilakukan setelah pasien mengeluhkan gejala.

Seberapa umumkah penyakit ini?
Endokarditis adalah penyakit jantung yang bisa menyerang siapa saja. Namun, umumnya penyakit ini rentan menyerang orang dengan cacat jantung bawaan, memiliki kerusakan pada katup jantung, dan menggunakan katup jantung buatan.

Tanda & gejala endokarditis
Gejala endokarditis dapat muncul secara tiba-tiba dan parah atau ringan. Ini bergantung dengan kuman apa yang menyebabkan infeksi dan masalah jantung yang sebelumnya Anda miliki.

Tanda dan gejala endokarditis yang umum terjadi adalah:

  • Mengalami gejala mirip flu, seperti demam, kedinginan, dan tubuh menggigil.
  • Tubuh lelah disertai nyeri sendi dan nyeri otot(myalgia).
  • Sesak napas dan nyeri dada.
  • Pergelangan tangan atau pergelangan kaki membengkak.
  • Tubuh berkeringat di malam hari.
  • Terdengarnya bunyi jantung karena darah mengalir deras ke jantung.
Baca Juga  Ini Keunggulan dan Manfaat Susu Organik untuk Anak Tercinta

Pada beberapa kasus, endokarditis juga bisa menimbulkan gejala lain, seperti:

  • Berat badan terus menurun tanpa penyebab yang jelas.
  • Ada darah dalam urine, ini bisa dilihat langsung atau perlu dilihat dokter lewat pemeriksaan dengan mikroskop.
  • Muncul bintik-bintik merah di telapak kaki atau telapak tangan (Lesi Janeway), bintik-bintik merah dan lunak di bawah kulit jari tangan atau kaki (Osler’s nodes), atau bintik merah keunguan pada kulit, putih mata, dan di dalam mulut (Petechiae).
  • Sisi kiri tubuh dekat tulang rusuk menjadi lebih sensitif.

Setiap orang bisa mengalami gejala dan intensitas yang berbeda-beda. Beberapa orang juga bisa mengalami gejala lain yang tidak disebutkan.

Kapan harus periksa ke dokter?
Jika Anda mengalami tanda dan gejala endokarditis, segera lakukan pemeriksaan dokter. Terutama jika Anda mengalami demam, sesak napas, dan nyeri dada.

Anda bisa mencurigai infeksi jantung karena menimbulkan gejala sakit jantung yang umum, seperti sesak napas dan nyeri dada, disertai demam. Demam merupakan tanda bahwa sistem imun sedang melawan infeksi.

Sebelum memberikan perawatan, dokter akan melihat faktor risiko infeksi jantung yang ada dan meminta Anda melakukan serangkaian tes.

Penyebab endokarditis
Penyebab utama endokarditis adalah infeksi dari kuman, seperti bakteri, jamur, atau parasit. Penyebab infeksi yang paling umum adalah bakteri. Sementara yang paling jarang jadi penyebab adalah jamur. Meski begitu, infeksi jamur umumnya jauh lebih parah dan membahayakan.

Infeksi ini berawal dari area tubuh lain yang memasuki aliran darah dan mengalir ke jantung. Kuman tersebut cenderung menempel di permukaan lapisan jantung yang kasar, contohnya pada orang yang kondisi jantungnya bermasalah atau mengalami peradangan.

Kuman yang menempel inilah yang akhirnya jadi penyebab infeksi jantung. Meskipun begitu, infeksi juga bisa menyerang orang yang kondisi jantungnya sehat.

Baca Juga  Aktivitas fisik dan olahraga Membuat Hidup lebih Sehat

Tubuh seharusnya memerintah sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan kuman. Kuman tersebut akan mati, mengalir bersama darah, dan melewati jantung tanpa menimbulkan masalah.

Pencegahan endokarditis

Endokarditis adalah penyakit yang bisa Anda cegah. Caranya, dengan menurunkan berbagai faktor risiko yang membuat Anda rentan mengalami infeksi.

Lebih jelasnya, tindakan pencegahan endokarditis yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Tingkatkan wawasan diri mengenai penyakit ini. Jika Anda termasuk orang yang berisiko, perlu untuk memahami seperti apa gejala dari infeksi pada jantung ini.
  • Rajin menjaga kebersihan mulut, seperti menyikat gigi 2 kali sehari di pagi hari sesudah makan dan di malam hari sebelum tidur. Lakukan hal ini dengan hati-hati untuk mencegah terjadinya luka di mulut.
  • Hindari berbagai hal yang dapat menginfeksi kulit, seperti menindik badan atau membuat tato.
  • Minum antibiotik yang diresepkan dokter hingga habis jika Anda mengalami infeksi.
  • Beri tahu dokter gigi, jika Anda memiliki risiko tinggi mengalami endokarditis ketika akan prosedur perawatan gigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *